RSS

Resensi Buku: Panduan Lengkap Shalat Tahajjud

05 Aug

Di saat seluruh manusia lelap dalam tidur yang nyenyak, di malam nan sunyi, syaitan membisikkan di telinga mereka, “malam sangat panjang, maka tidurlah!” Hingga mereka terlena dalam tidur yang lelap. Mereka lupa bahwa keberadaan mereka di dunia hanya sesaat. Perjalanan mereka masih panjang dan bekal yang mereka butuhkan tidak sedikit. Seharusnya mereka tahu bahwa waktu yang mereka miliki tidaklah banyak, sehingga mereka harus bekerja keras untuk mengumpulkan bekal tersebut dan tidak ada kesempatan lagi untuk bermain-main atau bermalas-malasan.

Rasulullah salallahu allaihi wassalam bersabda:

Syaitan mengikat di pangkal kepala seseorang darimu saat ia tidur dengan tiga ikatan yang pada masing-masing tertulis, ‘Malammu sangat panjang, amak tidurlah!’ Bila ia bangun lalu berdzikir pada Allah, maka satu ikatan lepas, bila ia berwudhu’ satu ikatan lagi lepas dan bila ia shalat satu ikatan lagi lepas. Maka di pagi hari ia dalam keadaan semangat dengan jiwa yang baik. Namun, jika ia tidak melakukan hal itu, maka di pagi hari jiwanya kotor dan ia menjadi pemalas.” (HR. Al-Bukhari)

Hadits ini menjelaskan keutamaan seseorang yang bangun malam kemudian ia berdzikir dan shalat kepada Allah. Di pagi harinya ia akan merasa segar dan ia termasuk orang yang beriman.

Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang sangat penting di mana Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon saat itu. Namun, hanya sebagia kecil dari hamba-hamba Allah yang beriman bangkit meninggalkan pembaringan, lalu berwudhu’ dan mengisi sisa malam mereka dengan bermunajat kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan tenggelam dalam khusyu’nya shalat, dzikir dan do’a. Mereka sadar bahwa waktu dan kesempatan mereka tidak banyak, hingga mereka tidak menyia-nyiakannya. Mereka benar-benar tahu bahwa saat menjelang fajar adalah saat di mana Allah mengabulkan do’a, memberikan ampunan dan menerima taubat hamba-Nya. Hingga ketika seluruh manusia dikumpulkan kelak di hari kiamat, terdengar suara menyeru, “Hendaklah orang-orang yang meninggalkan pembaringannya di malam hari bangkit!” Lalu mereka bangkit dan ternyata jumlah mereka sangat sedikit.

Jumlah yang sangat sedikit ini juga disebabkan oleh manusia itu sendiri dalam aktivitasnya sehari-hari. Untuk mempermudah seseorang bangun malam, terdapat factor-faktor yang memberikan kemudahan yaitu:

1. Menjauhi perbuatan dosa dan maksiat
2. Tidak meninggalkan tidur siang karena itu adalah sunnah
Al Hasan al Bashri bila datang ke pasar dan mendengar hiruk pikuk orang orang di sana, ia berkata, “Aku mengira malam mereka adalah malam yang buruk (karena tidur nyenyak dan tidak bertahajjud) , mengapa mereka tidak tidur tengah hari?”
3. Tidak memperbanyak makan
4. Tidak membebankan fisik di siang hari
5. Mengamalkan sunnah saat tidur

Setelah ditinjau dan diringkas, buku ini mengungkapkan seluruh aspek dari shalat tahaujjud. Dimulai dari seberapa penting shalat shunnah, kemudian shalat shunnah yang paling utama, waktu yang paling utama, cara melaksanakannya sesuai shunnah Rasulullah salallahu allaihi wassalam hingga manfaatnya. Buku ini memberikan kerunutan yang mudah dipahami dan berlandaskan dalil yang kuat baik itu Al-Qur’an maupun hadits. Selain itu terdapat pula contoh dari Rasulullah salallahu allaihi wassalam, sahabat, dan salafush salih yang selalu bersemangat dan selalu menangis di sepertiga malam ini. Malam yang diberkahi Allah dan disaksikan malaikat.

Semoga dengan membaca buku ini semakin memantapkan hati untuk melewatkan malam kita dengan tahajjud. Karena memang tidak patut untuk dilewatkan begitu saja. Semoga Allah menolong kita.

“Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (Al Israa’ : 79).

Referensi:

http://www.ibnukatsir .com /panduan-lengkap-shalat-tahajjud/

http:// abumuslimsalafi.multiply.com/reviews

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on August 5, 2011 in Islam, Resensi Buku

 

One response to “Resensi Buku: Panduan Lengkap Shalat Tahajjud

  1. Nabila Firdausi

    January 29, 2012 at 10:20 pm

    amin.. aku aja baru sedikit rutin sholat tahajud saat TA..
    alhamdulillah sudah lulus 🙂

    bagus sekali semua post-mu Aisyaah..
    tahun ini daftar INCHALL 2012 lagi yaa 🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: