RSS

Perubahan Sistem Pasar Tradisional Menjadi Modern

26 Jun

Perubahan Sistem Pasar Tradisional Menjadi Modern

 

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Pasar juga merupakan salah satu kunci utama untuk pertumbuhan ekonomi dari suatu negara.

Klasifikasi pasar bisa dibagi menjadi 2, yaitu pasar tradisional dan modern. Perkembangan pasar modern di Indonesia telah memberikan performance yang baik selama 5 tahun terakhir. Performance Minimarket yang sangat baik terlihat dari laju pertumbuhan omsetnya. Pada 2004 – 2008 omset Minimarket meningkat sangat tinggi, rata-rata 38,1% per tahun. Omset Hypermarket juga meningkat cukup tinggi, yakni 21,5% per tahun. Sementara pada periode 2004 – 2008 tersebut, omset Supermarket meningkat hanya 6,2% per tahun. Perkembangan performance ini tidak sebanding dengan perkembangan pasar tradisional di Indonesia. Berdasarkan prediksi dari Director Retailer Services AGB Nielsen Media Research untuk tahun berikutnya, Yongky Surya Susilo mengatakan pertumbuhan pasar tradisional dan modern diprediksi akan mencapai angka 27 persen.  Angka 27 persen ini masing-masing pasar tradisional 7 persen dan modern sekitar 20 persen. Pertumbuhan pasar tradisional untuk tahun selanjutnya akan semakin menurun karena daya beli masyarakat yang rendah akibat dari inflasi dan krisis. Padahal saat ini, masyarakat masih menjadikan pasar tradisional sebagai tujuan utama. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang bisa meningkatkan pertumbuhan pasar tradisional agar bisa sejajar dengan pasar modern.

Sistem ini harus dilakukan oleh berbagai pihak. Bisa dari pelaku di dalam pasar, seperti pedagang dan pembeli, serta pemberi kebijakan, yaitu pemerintah. Hal yang pertama dilakukan harus dari si pelaku di dalam pasar. Pedagang harus selalu memperhatikan kenyamanan pembeli di dalam pasar dan tidak melakukan perbuatan yang dilarang, seperti menjual barang yang tidak bisa dikonsumsi lagi atau mengandung bahan yang berbahaya. Kenyamanan di sini bisa dibangun dari kebersihan dan perawatan tempat yang terjaga. Selain itu, sikap pedagang yang membantu pembeli untuk mendapatkan bahan yang terbaik juga perlu ditingkatkan.

Bagi pembeli sendiri, pembeli tdak melakukan penawaran yang terlalu rendah karena hal ini bisa merugikan bagi pedagang. Namun, tidak banyak tindakan yang bisa dilakukan oleh pembeli untuk meningkatkan pertumbuhan pasar tradisional karena pembeli di sini diposisikan sebagai ‘raja’. Artinya pembelilah yang ditargetkan untuk menjadi objek agar pasar bisa tumbuh.

Selanjutnya untuk pemerintah, bisa dilakukan pembuatan kebijakan yang membantu perkembangan pasar tradisional. Kebijakan ini harus dilaksanakan dengan tegas dan disiapkan sanksi bagi yang melanggar. Kebijakan ini berhubungan antara pasar modern dengan pasar tradisional. Bisa dari lokasinya ataupun produk yang dijual.  Hal lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah yaitu membuat project pembentukan denah pasar baru yang dibangun berdasarkan cluster harga ataupun jenis dari produk yang dijual. Pembagian cluster ini akan memudahkan pembeli dalam menentukan tujuan. Selain itu pembuatan lokasi cluster harus jelas dan diseimbangkan dengan kebutuhan pembeli, seperti yang dilakukan di dalam pasar modern. Penempatan barang apapun dilakukan secara cermat agar barang tersebut bisa lebih banyak terjual.  Proyek ini pun bisa bekerja sama dengan bidang arsitektur interior yang memerhatikan bentuk keindahan dari pasar.

Pemerintah tidak hanya memperbaiki kondisi fisik pasar dan peraturannya, namun bisa juga meningkatkan kualitas pedagang. Peningkatan kualitas ini bisa dilakukan dengan program training untuk ketua pasar tradisional per lokasi. Nantinya kepala pasar tradisional per lokasi ini akan menyalurkan pengetahuannya terus ke bagian bawahnya hingga ke setiap pedagang. Pelatihan ini bersisi tentang ilmu pemasaran dasar. Contohnya seperti trik yang bisa meningkatkan jumlah pembeli. Misalnya dengan memberikan janji kepada pembeli apabila terdapat barang yang cacat akan digantikan sepuluh kali lipat. Hal ini akan membentuk kepercayaan dari pembeli ke pedagang. Trik-trik lainnya pun bisa meningkatkan penjualan dari masing-masing pedagang.

Sistem pasar tradisional yang diubah menjadi modern ini akan membantu pertumbuhan pasar dan peningkatan pembeli sehingga pasar tradisional tidak perlu ditutup. Pasar tradisional merupakan tulang punggung bagi sebagian masyarakat di Indonesia dan hal ini harus selalu diperhatikan. Jangan hanya pasar modern saja yang menjadi focus utama, tetapi keduanya dikembangakan secara bersamaan.

Aisyah Iadha Nuraini

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia

Pembeli di pasar tradisional ataupun modern

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on June 26, 2011 in opini

 

2 responses to “Perubahan Sistem Pasar Tradisional Menjadi Modern

  1. Anton Royanto Ahmad

    June 26, 2011 at 1:19 pm

    Perlu ada gerakan pemuda yang turun langsung untuk mengajak dalam pembenahan pasar tradisional. Selain pasar dapat membaik,, ini menjaga keberlangsungan dari pasar.

     
    • aisyahiadha

      June 26, 2011 at 10:16 pm

      setuju^^. Tapi tidak hanya pemuda, pemerintah daerah juga harus mendukung gerakan pemuda ini. Contoh nyata gerakan pemuda yang telah dilakukan di Indonesia, tepatnya di Surabaya, pemerintah daerah bersama mahasiswa melakukan pembenahan secara berkala dari satu pasar ke pasar lainnya. Pembenahan yang dilakukan dimulai dari sistem yang ada, tata letak pasar, kebersihan dan kenyamanan. Kemudian diadakan festival pasar secara terus menerus yang dikemas dengan menarik..

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: